Konfercabis ke-8 PCINU Maroko dan Konfercabis ke-3 PCI Fatayat NU Maroko Mantapkan Arah Organisasi untuk Maslahat Bersama

Rabat—Pengurus Cabang Istimewa Nahdhatul Ulama (PCINU) Maroko sukses menyelenggarakan Konferensi Cabang Istimewa (Konfercabis) ke-8, yang dimulai dari hari Rabu dan berakhir hari Sabtu, 15-18 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini, bertempat di Auditorium Institut Dar El-Hadith El Hassania, Rabat, Maroko.

Dalam kurun waktu 3 hari itu, PCI Fatayat NU Maroko juga turut melaksanakan Konfercabis yang ke-3. Konferensi khusus Fatayat ini, merupakan kelanjutan dari 2 Konfercabis sebelumnya, setelah Fatayat NU Maroko resmi terdata sebagai bagian organisasi Fatayat NU di tingkat pusat.

Sebelum pelaksanaan konferensi ini, PCINU Maroko juga menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan Pra-Konfercabis, seperti Bahtsul Masail (Kamis, 9 Juli 2026), Madrasah Ke-NU-an (Minggu, 12 Juli 2026), serta Haul Masyayikh PCINU Maroko (Senin, 13 Juli 2026). Rangkaian kegiatan ini, merupakan upaya Jam’iyah untuk memperkokoh wawasan keorganisasian nahdiyin dalam menyambut forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang Istimewa.

Mengusung tema “Menguatkan Jam’iyah, Meneguhkan Khidmah: Menata Organisasi untuk Maslahat Bersama,” Konfercabis ke-8 ini merupakan ruang untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan program kerja, serta untuk menentukan arah gerak organisasi untuk masa khidmah berikutnya.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCINU Maroko masa khidmah 2024–2026, Moch. Cholilur Rahman, Lc., berharap Konfercabis ini mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemajuan serta kemanfaatan yang lebih luas bagi seluruh warga nahdiyin Maroko. “Harapannya, PCINU Maroko ke depan bisa menjadi organisasi yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan semakin maslahat bagi seluruh anggotanya.” Ungkapnya.

kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting baik dari Indonesia maupun Maroko, seperti Dr. Ahmad Snouni (Wakil Mudir Institut Dar El-Hadith El Hassania Rabat), Dr. Samir Boudinar dan Dr. Adnan Zouhar selaku Dewan Mustasyar PCINU Maroko. Sambutan atas nama Mustasyar disampaikan oleh Dr. Samir Boudinar.

Hadir pula Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania, Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna, S.E., M.M., beserta jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya Konfercabis ke-8 PCINU Maroko, sekaligus mendorong PCINU agar terus menjadi organisasi yang memberikan kemanfaatan bagi umat, bangsa, dan negara. Usai menyampaikan sambutan, Duta Besar secara resmi membuka rangkaian acara Konfercabis, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta konferensi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta Konfercabis membahas berbagai agenda strategis yang telah dihimpun dalam Buku Konfercabis ke-8 PCINU Maroko yang disusun oleh Steering Committee (SC). Buku Konferensi ini meliputi tata tertib Konferensi, tata tertib pemilihan, peraturan keuangan organisasi, pokok-pokok program kerja, hingga rekomendasi organisasi sebagai pijakan kepengurusan pada masa khidmah selanjutnya.

Rangkaian persidangan berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat. Seluruh agenda akhirnya sukses terlaksana, dan berakhir pada hari Sabtu, 18 Juli 2026. Konfercabis kemudian ditutup dengan penetapan kepengurusan baru masa khidmah 2026–2028, yaitu Moch Cholilur Rahman, Lc., sebagai Rais Syuriyah PCINU Maroko, Ahmad Fauzi Nabil, Lc., sebagai Ketua Tanfidziyah PCINU Maroko ,serta Naila Nurafifah Hidayat sebagai Ketua PCI Fatayat NU Maroko.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian Konfercabis ke-8 ini, kepengurusan yang baru diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi, memperkuat ukhuah, meningkatkan kualitas khidmah, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga nahdiyin Maroko.

Liputan oleh: Livia Ramadani

Ikuti kegiatan kami lewat instagram @pcinumaroko

Simak berita terbaru kami,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *